Sabtu, 20 Juni 2009

Stop Dreaming Start Action

. Sabtu, 20 Juni 2009
16 komentar

Bertebarnya judul artikel Stop Dreaming Start Action, membuat saya semakin mantap aja untuk maju, Action. Sering saya lihat di google.co.id, setiap menit berselang-seling, bergonta-ganti blog yang berada di halaman 1 (satu).

Hari ini saya sangat termotivasi untuk terus maju. Stop Dreaming Start Action yang diselenggarakan oleh pak Joko Susilo, sungguh telah memberi motivasi tersendiri buat saya. Bukan karena nilai hadiahnya saja yang besar, tapi makna yang dalam dari kata Stop Dreaming Start Action. Seperti artikel motivasi yang ada di blog-nya pak Joko Susilo ini, telah memberi inspirasi buat saya untuk memberikan sesuatu kepada keluarga, kakak, adik saya. Untuk apa? yang jelas untuk memotivasi, mendukung, agar semangat.

Begini broo...
Sebab belakangan ini warga indonesia sedang dilanda sakit. Sakit yang sulit diobati, yaitu sakit mental, moral. Kenapa begitu...??
Jelas kita sebagai warga indonesia mungkin pernah merasakan ini. Malas, males bertindak. Kalau dalam bahasa jawa "Wis ngini ae khan podo ae". atau "yo wiss...".

Kata-kata inilah yang sebenarnya harus kita buang.
Dan juga satu lagi sifat kita sebagai warga negara indonesia, yaitu sifat latah yang berlebihan.
Pernah saya membaca dari bukunya Cak Nun (Emha Ainun Nadjib). Beliau mengatakan bahwa kita ini sangat latah, mudah tergiur, mudah di apa-apakan.

Bahkan lebih ekstrem lagi "apa saja jika dijual di indonesia pasti laku". Contoh mobil bekas. Di negara asal mungkin sudah gak laku, tapi saat datang ke indonesia, waahhh.... langsung diserbuu oleh pembeli. Kayak jual kacang goreng aja, heee...heee

Kunci Sukses

Salah satu kunci sukses dalam berbagai bidang adalah dengan menunda kesenangan. Saat ini anda sedang sekolah, kuliah atau sudah bekerja di instansi, tundalah hal-hal yang menyenangkan. Niscaya kebahagiaan akan kita raih esok hari. Tapi tetap Action untuk selalu, itu yang berusaha harus kita lakukan.

Jangan ber-angan-angan. Tanamkan Stop Dreaming Start Action dalam diri anda. Artinyaaa... setiap hasil pekerjaan yang kita dapat, jangan kau habiskan dengan sesuatu yang sebenarnya mampu kita tunda. Pengeluaran jangan melebihi dari pendapatan (pembaca saya harap paham).

Ok...!!
Ayoo... Brooo... Action. Motivasi-lah diri anda sendiri.

Berikut Link secara detail menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co = :

 

Share/Save/Bookmark

Jumat, 19 Juni 2009

Stop Dreaming Start Action Langkah Awal Menuju Sukses

. Jumat, 19 Juni 2009
3 komentar

Stop Dreaming Start Action Merupakan gebrakan yang harus kita tanamkan, terutama bagi pebisnis online/internet. Banyak sekali artikel-artikel di blog yang menjelaskan berbagai macam cara sukses, cara mendapatkan duit, cara meraih kebahagiaan dan cara-cara lainnya. Tapi, tanpa adanya Action, yaa... percuma aja, Omdang (Omong Doang).

Komitmen Stop Dreaming Start Action untuk masa depan yang lebih baik

Masa depan kita adalah masa depan anak cucu kita juga. Bagaimana anak anda akan sukses, akan meraih keberhasilan, jika anda sendiri tidak mau berusaha untuk berubah..? Untuk itu, mari kita Godok diri kita dengan sekuat tenaga untuk Action atau Bertindak demi masa depan yang lebih baik.

Kontes Stop Dreaming Start Action Sangat Menggiurkan

Stop Dreaming Start Action kali ini berbeda dengan biasanya. Jika biasanya motivasi menjalankan bisnis internet hanya setengah-setengah, kali ini motivasi bisnis menjadi berlipat-lipat, sebab total uang hadiah sebesar 25 juta sudah menanti di depan mata.

Stop dreaming start action merupakan sebuah kontes yang diselenggarakan oleh salah satu pebisnis internet indonesia yang telah malang-melintang menjalankan internet marketing. siapa dia...???? Siapa lagi kalau bukan pak Joko Susilo. Dialah empu pebisnis internet indonesia yang terkenal dengan sistem mesin uang otomatisnya (SMUO).

Maka tidak heran kalau bapak Joko susilo berani menggelar kontes SEO dengan hadiah paling besar se-indonesia dari sebelumnya. Sudah banyak jutawan-jutawan internet baru yang bermunculan berkat polesan tangannya.

Siapa sih yang tidak tergiur dengan hadiah sebesar itu. Semua orang pasti mengidam--idamkannya. Meskipun harus bersaing ketat dengan ribuan bahkan jutaan orang indonesia, mereka tetap berani bersaing.

Bagaimana dengan anda...??

Maukah anda mendapatkan hadiah sebesar itu...???

Sudah siapkah anda menghadapi pesaing anda..??

Ok...!! Saya tunggu kehadiran anda di kontes itu. Meski kita harus bersaing, namun harus tetap sehat dan sportif dan tentu saja tidak melupakan semua aturan.

Satu lagi yang perlu anda ingat, yaitu kalimat "Stop Dreaming Start Action". Dengan ini, kemudian anda paham dan mampu melaksanakannya, maka kesuksesan akan anda raih.




PENTING  :






Produk Kesehatan Untuk Wanita! Baca Lengkap di sini : GLUTERA Glutathione Indonesia

Berikut Link secara detail menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co = :

 

Share/Save/Bookmark

Sabtu, 02 Mei 2009

Fenomenologi Dasein dan Pemahaman Eksistensial

. Sabtu, 02 Mei 2009
1 komentar

Fenomenologi Dasein dan Pemahaman Eksistensial

Berbicara tentang Dasein berarti kita harus berbicara tentang Martin Heidegger. Untuk merefleksikan berbagai problem metafisika, ia menggunakan fenomenologi, seperti yang telah dirumuskan oleh Edmund Husserl. Heidegger melakukan studi fenomenologi atas keseharian manusia di dunia. Studinya tersebut ada pada buku Being and Time (1927), yang merupakan karya Magnus Opusnya. Dalam bukunya tersebut, ia melakukan refleksi atas (manusia) Dasein, yang disebutknya sebagai hermeneutika atas Dasein.

Dalam konteks ini, hermeneutika tidaklah diartikan sebagai ilmu ataupun aturan tentang penafsiran teks, atau sebagai metodologi ilmu-ilmu kemanusiaan, tetapi sebagai eksplisitasi eksistensi manusia itu sendiri. Heidegger berpendapat bahwa “penafsiran” dan “pemahaman” merupakan modus mengada manusia. Dengan demikian, hermeneutika Dasein dari Heidegger, terutama selama berupaya merumuskan ontologi dari pengertian, jugalah merupakan hermeneutika. Ia merumuskan metode khusus hermeneutika untuk menafsirkan Dasein secara fenomenologis.

Hans-Georg Gadamer mengembangkan implikasi lebih jauh dari hermeneutika Haidegger di dalam sebuah karya sistematik, yang berjudul “Philosophical Hermeneutics”(Truth and Method). Di dalam buku itu, ia merunut perkembangan hermeneutika secara detil mulai dari Schleiermacher, Dilthey, sampai pada Heidegger. Akan tetapi, Truth and Method lebih dari sekedar sejarah hermeneutika, melainkan juga sebuah upaya untuk mengkaitkan hermeneutika dengan estetika, dan juga sebuah refleksi filsafat “pemahaman sejarah” (historical understanding). Ia juga menjabarkan kritik Heidegger terhadap hermeneutika, dan kemudian merumuskan konsep “kesadaran yang bergerak dalam sejarah”, seperti yang pernah juga dirumuskan oleh Hegel, bahwa penafsiran bergerak secara dialektis bersama sejarah, dan kemudian ditampilkan di dalam teks.

Gadamer dan Heidegger mengangkat hermeneutika sampai pada level “linguistik”, di mana Ada sesungguhnya hanya dapat dimengerti melalui bahasa. Hermeneutika adalah pertemuan sang penafsir dengan Ada melalui bahasa. Dengan demikian, mereka memberikan arti lain bagi kata hermeneutika, yakni sebagai problem filosofis tentang relasi antara bahasa dengan Ada, pemahaman manusia, sejarah, eksistensi, dan realitas. Hermeneutika pun ditempatkan sebagai salah satu refleksi filsafat yang cukup sentral dewasa ini, yang tidak dapat dilepaskan begitu saja dari pertanyaan-pertanyaan yang bersifat ontologis maupun epistemologis, karena proses manusia memahami itu sendiri adalah persoalan ontologis dan epistemologis.

Sistem Interpretasi


Paul Ricoeur mau mendefinisikan hermeneutika dengan kembali pada analisis tekstual, yang memiliki konsep-konsep distingtif serta sistematis. “Yang saya maksudkan dengan hemeneutika,” demikian tulis Ricoeur, “adalah peraturan-peraturan yang menuntun sebuah proses penafsiran, yakni penafsiran atas teks partikular atapun kumpulan tanda-tanda yang juga dapat disebut sebagai teks...”[9] Psikoanalisis, terutama dalam tafsir mimpi, jelas merupakan proses hermeneutika. Semua aspek tentang hermeneutika ada di sana. Mimpi menjadi teks. Teks tersebut mempunyai berbagai bentuk simbol, dan sang analis akan menggunakan simbol-simbol tersebut untuk menafsirkan dan mengungkapkan makna yang tersembunyi. Dalam konteks ini, hermeneutika adalah suatu cara untuk menangkap makna yang masih bersifat implisit di dalam mimpi, dan yang sesungguhnya mempunyai arti penting. Obyek dari penafsiran, yakni teks dalam arti seluas-luasnya, juga bisa merupakan simbol yang terdapat di dalam mimpi, simbol yang terdapat pada sebuah tulisan, ataupun di dalam masyarakat itu sendiri.

Ricoeur membedakan dua macam simbol, yakni simbol univokal dan simbol ekuivokal. Simbol univokal adalah simbol dengan satu makna, seperti pada simbol-simbol logika. Sementara itu, simbol ekuivokal, yang merupakan perhatian utama dari hermeneutika, yang simbol yang memiliki bermacam-macam makna. Heremeneutika haruslah berhadapan dengan teks-teks simbolik, yang memiliki berbagai macam makna. Hermeneutika juga haruslah membentuk semacam kesatuan arti yang koheren dari teks yang ditafsirkan, dan sekaligus memiliki relevansi lebih dalam serta lebih jauh untuk masa kini maupun masa depan. Dengan kata lain, hermeneutika merupakan sebuah sistem penafsiran, di mana relevansi dan makna lebih dalam dapat ditampilkan melampaui sekaligus sesuai dengan teks yang kelihatan.

Upaya untuk menemukan makna tersembunyi di dalam mimpi, ataupun di dalam “simbol” yang tampak tidak berkaitan satu sama lain menunjukkan satu hal, yakni bahwa realitas yang tampak di depan mata kita ini sesungguhnya tidaklah dapat dipercaya. Freud memberikan sumbangan yang penting sekali tentang hal ini. Ia mengajarkan kepada kita untuk tidak begitu saja percaya terhadap apa yang kita sebut sebagai pengetahuan sebagai hasil dari kesadaran. Dengan bertitik tolak dari situ, ia pun mengajak kita untuk menghantam semua bentuk mitos dan ilusi, yang mungkin selama ini telah kita pahami sebagai pengetahuan hasil dari kesadaran. Salah satu yang ingin ditunjukkan Freud adalah agama sebagai mitos dan ilusi manusia. Agama adalah ilusi orang-orang yang tidak dewasa. Dalam hal ini, fungsi hermeneutika kritis Freud bersifat kritis.

Berbagai bentuk cara penafsiran yang dapat dilakukan manusia itulah yang mendorong Ricoeur untuk merumuskan dua macam bentuk hermeneutika, yakni yang pertama hermeneutika sebagai upaya penafsiran untuk menangkap makna tersembunyi di dalam suatu teks ataupun simbol, dan kedua, hermeneutika sebagai cara untuk bersikap kritis dan kemudian menghancurkan semua bentuk ilusi ataupun kesadaran palsu, yang mungkin muncul akibat simbol-simbol atau teks tertentu. Bentuk kedua ini disebut juga sebagai hermeneutika “demistifikasi”. Ia kemudian menunjuk beberapa pemikir, yang dianggapnya sebagai filsuf demistifikasi, yakni Nietzsche, Freud, dan Marx. Ketiga orang ini berpendapat, bahwa realitas yang tampak di depan mata kita itu palsu dan menindas. Mereka kemudian merumuskan sebuah alternatif berpikir untuk membuka dan melawan kepalsuan tersebut, karena kepalsuan tersebut memiliki ekses-ekses yang menghambat kehidupan manusia. Mereka juga mengganggap agama sebagai salah satu bentuk mitos dan ilusi, yang harus dikupas dan dilawan. Cara berpikir yang benar adalah cara berpikir yang selalu memandang sesuatu secara kritis, yakni dengan penuh kecurigaan dan keraguan. Dengan cara berpikir seperti itu, perubahan sosial ke arah pembebasan manusia dapatlah diwujudkan. Penafsiran yang mengarahkan dirinya pada arah pembebasan. Ini adalah suatu bentuk hermeneutika yang baru.

Dengan begitu banyak metode yang dapat digunakan di dalam hermeneutika, Ricoeur berpendapat bahwa tidak ada satu bentuk norma universal di dalam penafsiran manusia, melainkan teori-teori yang terpisah, dan saling berdebat satu sama lain.[10] Akan tetapi, setidaknya ada dua bentuk besar dari metode hermeneutika ini. Di satu sisi, ada para penafsir yang melihat teks dan simbol sebagai sesuatu yang sakral, dan berupaya untuk menafsirkan yang sakral tersebut untuk menemukan makna yang tersembunyi di baliknya. Di sisi lain, ada para penafsir yang bahwa simbol dan teks adalah sebuah realitas yang palsu, yang harus dikupas struktur-struktur menindasnya.

Penafiran Ricoeur atas teks-teks Freud sendiri adalah suatu bentuk penafsiran kreatif yang mengagumkan. Ia membaca Freud, menafsirkannya, dan menemukan relevansinya bagi kehidupan masa kini maupun untuk masa depan. Ia mau merumuskan suatu bentuk hermeneutika, di mana rasionalitas dalam bentuk keraguan dan kecurigaan dapat dipadukan dengan interpretasi reflektif untuk menemukan makna tersembunyi di balik teks ataupun simbol tertentu. Sekarang ini, filsafat banyak berupaya menafsirkan bahasa. Hermeneutika, seperti yang telah disintesakan oleh Ricoeur, ditantang untuk menafsirkan bahasa secara kreatif tanpa terjatuh mengganggapnya sebagai sesuatu yang sakral, ataupun melulu dicurigai sebagai ilusi atau mitos yang menindas.

Menafsirlah secara kreatif!


Berikut Link secara detail menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal, Rekomendasi Boyke dan Co = :

 

Share/Save/Bookmark

 

Berikut Dengan Detail Menjelaskan PRODUK Obat Kuat PASUTRI Legal, Herbal :

 

Followers

Stop Dreaming Start Action is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - Stop dreaming Start Action Now...